Apa yang Harus Kamu Lakukan Ketika Menerima Paket?

Di tengah gawatnya pandemi covid 19, setiap orang tentunya menjadi lebih waspada dengan melakukan segala cara supaya terhindar dari virus. Seperti mencuci tangan, social distancing, atau membawa hand sanitizer kemana pun sebagai tindakan pencegahan.

Tetapi, tahukah kamu seberapa lama virus corona dapat bertahan pada benda mati seperti kertas, logam, atau plastik?

Pada logam virus dapat bertahan selama 48 jam, sedangkan pada kaca, kertas, dan plastik virus memiliki waktu yang lebih lama untuk bertahan, yaitu 4-5 hari.

Lalu bagaimana, dong kondisi paketmu saat sudah sampai di tanganmu? Apakah paket tersebut aman dari virus atau tidak? Apa yang harus kamu lakukan?

Kedai Handuk selalu memastikan pesanan kamu sampai tanpa cacat sedikit pun. Pada saat proses packing kami menggunakan plastik untuk membungkus handuk, kemudian mengemasnya lagi dengan kertas. Meskipun kami selalu mencuci tangan sebelum mengeksekusi pekerjaan kami, tetapi siapa yang tahu setelah paketmu melewati banyak tangan?

Jadi apa yang harus kamu lakukan.

1. Membuka paket di luar rumah

“Metode ini bisa menjadi tindakan pencegahan tambahan untuk meminimalisir risiko penyebaran virus corona,” kata Kavita Patel, M.D, yang bekerja di Brookings Institution, Washington D.C, Amerika Serikat, saat diwawancarai Verizon Media.

Selain itu kamu juga bisa memyemprotkan desinfektan dulu sebelum membuka paketmu.

2. Buang kemasan dan cuci isi paket

Buang langsung kemasan paket seperti plastik dan kertas ke tempat sampah.

Tapi jangan buang isinya, lho ya. Tetapi sebagai tindakan pencegahannya ada baiknya jika kamu mencuci langsung paket dari Kedai Handuk, meskipun belum ditemukan informasi mengenai berapa lama virus corona dapat bertahan di kain.

“Saya menduga Anda dapat menemukan viabilitas virus selama beberapa jam bahkan mungkin bisa sampai sehari pada pakaian,” kata pakar penyakit menular Amesh A. Adalja, MD, guru besar di Johns Hopkins Center for Health Security, Maryland, seperti dilansir Health.

“Ini sangat tergantung pada kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan yang berdampak pada pertumbuhan virus,” tambahnya.

Dr Adalja memang tidak menyebutkan penularan virus pada kain dengan kemungkinan yang lebih besar. Tetapi sebagai tindakan pencegahan tentunya bukan masalah, kan?

3. Cuci tangan

Terakhir yang paling penting dan tidak boleh sampai lupa. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Sumber : Kumparan & Medcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *